Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Politik

Reses di Tanamodindi, Moh. Anugrah Pratama Serap Aspirasi Soal Anak Putus Sekolah dan Fasilitas Sosial

badge-check


					Wakil Ketua II DPRD Kota Palu, Moh. Anugrah Pratama, saat Reses di Jalan Merpati, Kelurahan Tanah Modindi, Kecamatan Mantikulore. (Foto: Istimewa) Perbesar

Wakil Ketua II DPRD Kota Palu, Moh. Anugrah Pratama, saat Reses di Jalan Merpati, Kelurahan Tanah Modindi, Kecamatan Mantikulore. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Wakil Ketua II DPRD Kota Palu, Moh. Anugrah Pratama, menggelar kegiatan Reses Caturwulan I Tahun 2026 di Jalan Merpati, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Jumat (6/2/2026) sore.

Dalam kegiatan tersebut, politisi muda Partai NasDem yang akrab disapa Nugi ini menjelaskan bahwa reses merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menindaklanjutinya melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran Pemerintah Kota Palu.

Pada sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dirasakan langsung di lingkungan mereka. Salah satu aspirasi utama adalah permintaan agar pemerintah kota memberikan perhatian serius terhadap anak-anak yang putus sekolah. Warga berharap persoalan tersebut dapat ditangani secara cepat dan tepat agar tidak berdampak lebih luas terhadap masa depan generasi muda.

Selain itu, warga Jalan Merpati dan sekitarnya juga mengeluhkan keterbatasan fasilitas penunjang kegiatan sosial kemasyarakatan. Kebutuhan seperti tenda, kursi, dan sound system dinilai sangat penting karena sering digunakan saat hajatan pernikahan maupun kegiatan duka.

“Kalau bisa, pak, mohon bantu kami untuk tenda, kursi, dan sound system,” ujar Ikbal, salah seorang warga, saat menyampaikan aspirasinya.

Aspirasi lainnya berkaitan dengan perbaikan infrastruktur lorong serta pengadaan sarana kebersihan, seperti tong sampah, guna mendukung kebersihan dan kenyamanan lingkungan permukiman.

Melalui lembar aspirasi tertulis, Nurhana Daling, warga Jalan Merpati sekaligus pelaku usaha budidaya ikan air tawar lele dan nila yang tergabung dalam Kelompok Budidaya MT Alirsyad, juga menyampaikan keluhan terkait kesulitan memperoleh bibit dan pakan ikan. Ia menyebutkan tingginya permintaan konsumen membuat para petani ikan kewalahan memenuhi kebutuhan pasar.

Nurhana berharap adanya bantuan bibit dan pakan ikan agar usaha budidaya yang dijalankannya bersama kelompok dapat terus berkembang dan berkelanjutan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Moh. Anugrah Pratama menegaskan bahwa persoalan anak putus sekolah merupakan isu krusial yang harus menjadi perhatian bersama.

“Saya sempat dengar beritanya kemarin terkait anak yang bunuh diri. Itu harus menjadi perhatian kita semua. Jika ada anak yang putus sekolah, mohon disampaikan ke RT, RW, atau lurah, lalu diteruskan ke saya. Kita punya program PIP dan KIP yang bisa dimanfaatkan,” tegas Nugi.

Terkait aspirasi lainnya, Nugi berkomitmen akan memperjuangkannya melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran sesuai kewenangan DPRD Kota Palu.

“Aspirasi yang terjaring hari ini akan saya kawal dan perjuangkan. Mudah-mudahan tahun depan masyarakat sudah bisa menikmati fasilitas yang saat ini masih belum terpenuhi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Politik